Menristekdikti Minta Kedepankan Kualitas Dalam Pendidikan

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir menegaskan, kualitas perguruan tinggi harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan industri. “Kembangkan perguruan tinggi dengan baik, kualitas perguruan tinggi harus ditingkatkan. Kalau lulusan dari perguruan tinggi tidak berkualitas, industri tidak akan menerima,” katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (5/4).

Menristekdikti mengatakan hal itu kepada wartawan usai memberikan kuliah umum “Penguatan Kualitas Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Imam Ghazali-Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (IAIIG-Unugha) Cilacap.

Lebih lanjut, Nasir mengatakan bahwa di Cilacap terdapat industri yang cukup baik sehingga perguruan tingga seharusnya ikut berkembang terutama politeknik dan akademi komunitas. Menurut dia, perguruan tinggi tersebut harus bisa mendorong pemenuhan sumber daya yang baik. “Kalau tidak dipenuhi sumber daya dari Cilacap, maka akan disuplai dari luar kota Cilacap. Oleh karena itu, Cilacap juga harus juga berperan untuk meningkatkan sumber dayanya melalui pendidikan tinggi, baik melalui universitas, politeknik, akademi komunitas,” katanya.

Nasir mengatakan jika sumber daya manusia untuk kebutuhan industri itu bisa disuplai oleh dari daerah akan lebih bagus. Dia mencontohkan dalam pembangunan di Blok Masela, masyarakat Maluku harus lebih banyak berperan. “Jangan sampai Blok Masela yang dibangun, masyarakat Maluku tidak bisa menikmati industri yang akan dibangun itu. Maka saya sekarang menyiapkan program studi-program studi tertentu pada universitas-universitas yang ada di Maluku,” katanya.

Menurutnya, hal itu juga harus dilakukan di Cilacap dengan mengembangkan Universitas maupun Politeknik sehingga dalam lima tahun ke depan, orang Cilacap harus bisa masuk ke industri yang ada di kota tersebut. “Kalau tidak begitu, (disuplai) dari luar, (orang Cilacap) hanya jadi penonton. Kalau saya mengatakan, kita itu bisa mati di dalam lumbung padi, di mana lumbung padi adalah tempat makanan tapi kita tidak bisa menikmati,” katanya.

Oleh karena itu, perguruan tinggi harus dikembangkan dengan baik dan kualitasnya ditingkatkan. (dwi/bkkp)

Sumber: http://ristekdikti.go.id/menristekdikti-minta-kedepankan-kualitas-dalam-pendidikan/

Menristekdikti Minta Kedepankan Kualitas Dalam Pendidikan

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir menegaskan, kualitas perguruan tinggi harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan industri. “Kembangkan perguruan tinggi dengan baik, kualitas perguruan tinggi harus ditingkatkan. Kalau lulusan dari perguruan tinggi tidak berkualitas, industri tidak akan menerima,” katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (5/4).

Menristekdikti mengatakan hal itu kepada wartawan usai memberikan kuliah umum “Penguatan Kualitas Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Imam Ghazali-Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (IAIIG-Unugha) Cilacap.

Lebih lanjut, Nasir mengatakan bahwa di Cilacap terdapat industri yang cukup baik sehingga perguruan tingga seharusnya ikut berkembang terutama politeknik dan akademi komunitas. Menurut dia, perguruan tinggi tersebut harus bisa mendorong pemenuhan sumber daya yang baik. “Kalau tidak dipenuhi sumber daya dari Cilacap, maka akan disuplai dari luar kota Cilacap. Oleh karena itu, Cilacap juga harus juga berperan untuk meningkatkan sumber dayanya melalui pendidikan tinggi, baik melalui universitas, politeknik, akademi komunitas,” katanya.

Nasir mengatakan jika sumber daya manusia untuk kebutuhan industri itu bisa disuplai oleh dari daerah akan lebih bagus. Dia mencontohkan dalam pembangunan di Blok Masela, masyarakat Maluku harus lebih banyak berperan. “Jangan sampai Blok Masela yang dibangun, masyarakat Maluku tidak bisa menikmati industri yang akan dibangun itu. Maka saya sekarang menyiapkan program studi-program studi tertentu pada universitas-universitas yang ada di Maluku,” katanya.

Menurutnya, hal itu juga harus dilakukan di Cilacap dengan mengembangkan Universitas maupun Politeknik sehingga dalam lima tahun ke depan, orang Cilacap harus bisa masuk ke industri yang ada di kota tersebut. “Kalau tidak begitu, (disuplai) dari luar, (orang Cilacap) hanya jadi penonton. Kalau saya mengatakan, kita itu bisa mati di dalam lumbung padi, di mana lumbung padi adalah tempat makanan tapi kita tidak bisa menikmati,” katanya.

Oleh karena itu, perguruan tinggi harus dikembangkan dengan baik dan kualitasnya ditingkatkan. (dwi/bkkp)

Sumber: http://ristekdikti.go.id/menristekdikti-minta-kedepankan-kualitas-dalam-pendidikan/

Tiga Peran Science Technopark

Presiden Joko Widodo telah bertekad akan membangun sejumlah Science Techno Park(STP) di daerah dengan sarana dan prasarana berteknologi terkini. Ini merupakan cita-cita besar yang harus didukung penuh oleh berbagai stake holder dan masyarakat, khususnya pemerintah daerah setempat.

Keberhasilan suatu STP minimal harus memainkan tiga peran utama, yaitu melaksanakan penelitian dan pengembangan, menumbuhkan dan mengembangkan perusahaan pemula berbasis teknologi (spin-off), serta menumbuhkan cluster industri atau menarik industri ke dalam kawasan, sehingga terjadi ekosistem inovasi benar-benar bisa terwujud dengan aktor utama quadruple helix, yaitu: academic, business, government, and community! (menurut Lukito Hasta Pratopo, Direktur Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya-Kemrinstekdikti)

Lebih lanjut, keberhasilan pembangunan STP ini harus diikuti adanya implementasi, kesinambungan. kontinuitas, konsistensi, dan komitmen dalam pelaksanaan program hilirisasi iptek lintas sektoral sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus perekonomian daerah. Semua hal tersebut bukanlah mustahil untuk diterapkan di Indonesia tergantung dari tingkat sinergitas seluruh aktor yang terlibat di dalamnya.

Continue reading “Tiga Peran Science Technopark” »

Search
Calendar
June 2016
M T W T F S S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Categories